Senin, 29 September 2014

Praktikum 2 - Pembuatan dan Manajemen Tabel

Edit Posted by with No comments
BAB I
MAKSUD DAN TUJUAN PRAKTIKUM

I.1 Maksud Praktikum

Membahas tentang pembuatan tabel dan pengelolaan tabel

I.2 Tujuan Praktikum

1. Mahasiswa memahami cara pembuatan maupun penghapusan tabel.
2. Mahasiswa memahami cara mengedit struktur dari tabel.
3. Mahasiswa mampu memanipulasi tabel sesuai dengan kebutuhan. 

BAB II

DASAR TEORI

            Kali ini saya akan membahas tentang pembuatan tabel dan manajemen tabel. Setelah MySQL berhasil Anda instal, berikutnya Anda bisa membuat database dalam lingkungan MySQL. Database-database yang Anda buat, maka akan dibuatkan subdirektori yang berkaitan dengan database pada direktori data. Tabel-tabel yang Anda tambahkan ke database akan muncul sebagai file-file dalam subdirektori. Jika Anda menghapus database, maka subdirektori yang berkaitan dan file-filenya akan ikut dihapus. Langkah pertama untuk men-setup database adalah membuat obyek database. Dari sini Anda bisa memodifikasi definisinya atau menghapus database.
            Langkah berikutnya untuk mengatur database, setelah membuat obyek database aktual, adalah menambahkan tabel-tabel yang diperlukan ke database tersebut. Tabel-tabel tersebut menyediakan sebuah struktur untuk menyimpan dan mengamankan data. Semua data berada di dalam struktur tabel, dan semua tabel berada dalam struktur database. Sebagai tambahan untuk membuat tabel, Anda juga dapat memodifikasi definisi tabel atau menghapus tabel dari database.
Materi  Sebuah tabel terdiri dari baris (row) dan kolom (column), dimana jumlah dan nama kolom harus didefinisikan terlabih dahulu di awal. Sedangkan baris merupakan sebuah variabel yang dapat dihapus dan diisi kapanpun, sehingga jumlahnya selalu berubah sesuai dengan jumlah data didalamnya. Setiap kolom dalam tabel mempunyai tipe data, tipe data digunakan untuk membatasi jenis data yang bisa dimasukkan, sehingga akan mempermudah dalam menggunakannya dan melakukan pengelolaan selanjutnya. Sangat disarankan pada saat akan membuat tabel, sebaiknya membuat sebuah aturan khusus dalam penentuan tabel-tabel yang akan dibuat dan memberikan nama kolom maupun tipe datanya.

1.      Membuat Tabel dan menghapus tabel
Tabel harus memiliki primary key, artinya dalam pembuatan tabel haruslah terdapat sekelompok kolom (field) yang menyebabkan setiap baris (record) dalam tabel tersebut tidak sama dan juga digunakan untuk mempercepat dalam pencarian.
 Deklarasi primary key tidak boleh kosong (null), jadi kita harus mendeklarasikan sebagai not null. Namun secara default PostgreSQL menganggapnya sebagai nullable (boleh kosong), jika waktu pengisian tidak menyebutkan null atau not null.  
Struktur query yang digunakan membuat tabel dengan dua kolom:
create table namatabel (namakolom  tipedata keterangan, namakolom  tipedata  keterangan);
*Cttn : Untuk melihat struktur tabel yang telah dibuat ketikkan perintah \d dan melihat semua tabel menggunakan \z.

Struktur query yang digunakan menghapus tabel :

drop table namatabel;

2.      Memanipulasi tabel atau mengubah struktur table
Dalam pembuatan tabel sebaiknya direncanakan field dan tipe datanya untuk meminimalisir kesalahan saat tabel telah berisi data. Namun meskipun begitu bukan berarti tabel tidak bisa diubah dan dihapus. PostgreSQL telah menyediakan utilitas untuk manipulasi ini dan perlu diingat hal ini bukan manipulasi data melainkan manipulasi struktur tabelnya.
Struktur query yang digunakan untuk menghapus kolom :
alter table namatabel drop column “namakolom”;

Struktur query yang digunakan untuk menambah kolom:
alter table namatabel add column “namakolom” tipe data;

Struktur query yang digunakan untuk mengubah nama tabel :
alter table namatabelasal rename to namatabelbaru;

Struktur query yang digunakan untuk mengubah nama kolom :
alter table namatable rename column “namakolom asal” to namakolombaru;

Struktur query yang digunakan untuk mengubah type dari kolom tertentu :
alter table namatable alter column namakolom type namatypepengganti;

Struktur query yang digunakan untuk menambahkan primary key pada tabel :
alter table namatabel add primary key (namakolom);

3.      Membuat temporary tabel
Temporary tabel sifatnya hanya sementara artinya akan aktif hanya ketika kita sedang berada atau login ke database namun ketika kita logout dari psql database maka secara otomatis temporary tabel akan terhapus. Struktur query yang digunakan membuat tabel dengan dua kolom:
create temporary table namatabel (namakolom  tipedata  keterangan , namakolom  tipedata  keterangan);

4.      Mengatur Hak akses dalam database
Pada saat membuat tabel pada user tertentu maka hanya user tersebut dan user postgres  yang dapat mengakses tabel itu. Namun jika kita ingin agar tabel yang telah dibuat pada user kita dapat diakses oleh user tertentu atau semua user yang berada pada PostgreSQL, maka semua itu dapat dilakukan dengan perintah GRANT. Jika ingin mencabut hak akses kita bisa menggunakan perintah REVOKE.   Berikut struktur penggunaan GRANT  untuk semua hak akses : grant all on table namatabel to namauser;  Berikut struktur penggunaan REVOKE untuk semua hak akses : revoke all on table namatabel from namauser;  Struktur query untuk menghapus salah satu hak akses, misalnya UPDATE : revoke update on tabel namatabel from namauser;  Struktur query untuk memberi salah satu hak akses, misalnya DELETE : grant delete on tabel namatabel to namauser;

5.      Inheritance
Inheritance dipergunakan jika ingin membuat sebuah tabel baru yang berhubungan dengan tabel yang ada, dengan kata lain turunan tabel pertama. Struktur penggunaan query inheritance :
create temporary table namatabel (namakolom  tipedata  keterangan , namakolom  tipedata  keterangan) inherits (namatabelinduk);

Sumber : modul praktikum desain basis data 2014.pdf
                         http://achmatim.net/
                         http://elib.unikom.ac.id/download.php?id=36950     

Hasil Praktikum
(menggunakan PostgreSQL)
1.      Buatlah sebuah tabel dengan nama identitasNIM dan dengan nama fieldnya


 2.      Buatlah sebuah tabel lagi dengan nama pegawai dan nama field sama dengan tabel identitas.


3.      Hapus kolom “alamat_idn” dan tampilkan struktur dari tabel pegawai tadi.



4.      Tambahkan kolom “pekerjaan_idn” dengan type data varchar dan tampilkan struktur tabel pegawai.



5.      Ubah nama tabel pegawai menjadi pekerjaNIM kemudian ubah nama kolom “pekerjaan_idn” menjadi “alamat_idn” dan tampilkan.



6.      Berikan Primary key pada tabel pekerjaNIM dan ubah type data pada kolom “alamat_idn” menjadi text. Kemudian tampilkan struktur tabel.



7.      Hapus tabel pekerjaNIM.


8.      Buat temporary tabel dengan nama mahasiswa_sementara dengan 3 kolom yaitu id, nama, tanggal lahir dan tampilkan tabel atau strukturnya.



9.      Hapus semua hak akses tabel tertentu kepada salah satu user yang telah dibuat dan lakukan pengecekan. Kemudian berikan semua hak akses kembali dan lakukan pengecekan kembali. Hapus hak akses SELECT tabel tertentu kepada salah satu user dan lakukan pengecekan.




10.  Buat tabel baru dengan nama Gaji, dengan catatan pembuatan tabel berasal dari turunan tabel number 1 dan tambahkan kolom gaji kotor, pajak, dan gaji bersih. Kemudian tampilkan strukturnya.



(menggunakan MYSQL)
1.      Buatlah sebuah tabel dengan nama identitasNIM dan dengan nama fieldnya

     
2.      Buatlah sebuah tabel lagi dengan nama pegawai dan nama field sama dengan tabel identitas.


3.      Hapus kolom “alamat_idn” dan tampilkan struktur dari tabel pegawai tadi.





4.      Tambahkan kolom “pekerjaan_idn” dengan type data varchar dan tampilkan struktur tabel pegawai.



5.      Ubah nama tabel pegawai menjadi pekerjaNIM kemudian ubah nama kolom “pekerjaan_idn” menjadi “alamat_idn” dan tampilkan.





6.      Berikan Primary key pada tabel pekerjaNIM dan ubah type data pada kolom “alamat_idn” menjadi text. Kemudian tampilkan struktur tabel.




7.      Hapus tabel pekerjaNIM.




8.      Buat temporary tabel dengan nama mahasiswa_sementara dengan 3 kolom yaitu id, nama, tanggal lahir dan tampilkan tabel atau strukturnya.


9.      Hapus semua hak akses tabel tertentu kepada salah satu user yang telah dibuat dan lakukan pengecekan. Kemudian berikan semua hak akses kembali dan lakukan pengecekan kembali. Hapus hak akses SELECT tabel tertentu kepada salah satu user dan lakukan pengecekan.




10.  Buat tabel baru dengan nama Gaji, dengan catatan pembuatan tabel berasal dari turunan tabel number 1 dan tambahkan kolom gaji kotor, pajak, dan gaji bersih. Kemudian tampilkan strukturnya.
·         Pada soal nomer 10, yaitu tabel berasal dari turunan tabel 1 dengan penambahan beberapa kolom, PostgreSQL lebih unggul, Karena fasilitas inheritance atau pewarisan/turunan tabel merupakan salah satu keunggulannya disbanding DBMS lain (termasuk MySQL) dalam membuat tabel keturunan. Keunggulan ini merupakan salah satu wujud atau implementasi konsep berorientasi objek didalam pengelolaan basis data.
(Tugas di rumah)
Melanjutkan tugas ERD kemaren nih..
Buat database dan tabel sistem pada pertemuan 1 menggunakan query dan dilengkapi dengan tampilan strukturnya.  Ini dia strukturnya.
Sistem Informasi Hotel Rayyan
Berikut ini rancangan tabel informasi yang saya buat minggu lalu



Saya menggunakan database dengan localhost:










Evaluasi perbandingan
Untuk postgre sql sudah support joins, views, aggregasi. My Sql cocok diaplikasikan diaplikasi kelas kecil dan menengah. Kelebihan paling utama engine ini adalah kecepatannya. Untuk sekarang ini Mysl sudah dibeli oleh Oracle, bagaimana nasib Mysql nantinya kita tunggu episode nya saja :D.

Kesimpulan
            Setelah melakukan praktikum ini, dapat diambil kesimpulan bahwa peranan tabel dalam suatu database sangatlah penting. Karena tanpa suatu tabel dalam database maka akan mengalami kesulitan, pengamanan dan informasi tidak tertampilkan. Karena merujuk dari fungsi dari suatu tabel itu sendiri adalah untuk memberikan suatu informasi dan mengamankan data

Saran
            Saya menyarankan untuk semuanya agar mempelajari PostgreSQL dan MYSQL lebih banyak dan lebih rutin. Karena dengan istiqomah melatihnya insyaallah anda bisa menjadi terbiasa dan ahli dalam bidang ini.

Kritik
            Dalam laporan ini, masih banyak terdapat beberapa kekurangan dalam 2 DBMS yang digunakan karena keterbatasan pengetahuan.

Manfaat
            Artikel ini sangat bermanfaat untuk anda yang masih awam dan bingung untuk membedakan Antara PostgreSQL dan MYSQL. Dan juga terdapat beberapa pengertian serta query yang dilengkapi dengan contoh. 

0 komentar:

Posting Komentar